Analisis Produktivitas dan Efisiensi Proses Produksi Kakao Bubuk Murni dengan Menggunakan Integrasi Metode OMAX dan FAHP
发布时间:2026-08-25 | 浏览:1
Agroteknika adalah jurnal untuk publikasi kajian ilmiah hasil penelitian pada bidang teknologi pertanian yang bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran sebagai sumber referensi akademisi di bidang Teknologi Pertanian dan untuk pengabdian pada Masyarakat luas. Ruang lingkup: mekanisasi pertanian, teknologi pangan, irigasi, teknologi informasi pertanian, teknologi budidaya tanaman, energi terbarukan, sistem informasi geografis, bioinformatika dan topik kajian lain yang relevan.
Agroteknika adalah jurnal untuk publikasi kajian ilmiah hasil penelitian pada bidang teknologi pertanian yang bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran sebagai sumber referensi akademisi di bidang Teknologi Pertanian dan untuk pengabdian pada Masyarakat luas. Ruang lingkup: mekanisasi pertanian, teknologi pangan, irigasi, teknologi informasi pertanian, teknologi budidaya tanaman, energi terbarukan, sistem informasi geografis, bioinformatika dan topik kajian lain yang relevan.
##plugins.themes.academic_pro.article.sidebar##
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Kelompok Tani X mengelola budidaya dan pengolahan kakao dengan produk utama berupa kakao bubuk murni. Penelitian ini bertujuan mengukur dan menganalisis produktivitas produksi secara efisien dengan mengintegrasikan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (F-AHP) dan Objective Matrix (OMAX). Peneliti menggunakan F-AHP untuk menetapkan bobot setiap kriteria produktivitas berdasarkan pendapat para ahli, lalu menerapkan OMAX untuk menghitung indeks produktivitas per periode. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok mencapai produktivitas tertinggi pada Oktober 2023 dengan indeks 1.154,15%, dan mengalami penurunan terendah pada April 2023 dengan indeks -82,96%. Untuk meningkatkan produktivitas, kelompok perlu menggunakan bahan baku 583,34 kg, tenaga kerja 186,15 jam, listrik 1.064,59 kWh, dan operasional mesin 568,19 jam setiap bulan. Kelompok juga perlu menyosialisasikan target produksi harian kepada petani dan melakukan pengukuran produktivitas secara rutin guna memastikan efisiensi sumber daya.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .
Andan Linggar Rucitra, Universitas Brawijaya
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian
Citra Rofika, Universitas Brawijaya
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian
Isti Purwaningsih, Universitas Brawijaya
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian